KENDALA FORUM KADER BELA NEGARA LAMPUNG DALAM MENINGKATKAN KESADARAN BELA NEGARA: KAJIAN SOSIOLOGI PERTAHANAN
DOI:
https://doi.org/10.33172/jpbh.v15i3.20013Keywords:
State Defense, Sociology, State Defense Cadre Forum (FKBN), Obstacles, Social AgentAbstract
Lampung memiliki karakteristik masyarakat yang heterogen sehingga penanaman kesadaran bela negara penting dilakukan sebagai upaya membangun nilai-nilai yang mengintegrasikan perbedaan. Namun, peningkatan kesadaran bela negara melalui pengelolaan sumber daya nasional yang melibatkan Forum Kader Bela Negara (FKBN) masih menghadapi sejumlah kendala. Aspek manusia, budaya, struktur sosial, dan pertahanan dalam perspektif sosiologi pertahanan belum sepenuhnya dipertimbangkan dalam pembentukan dan pelaksanaan FKBN. Penelitian ini bertujuan mengkaji aspek sosiologi FKBN di Lampung sebagai agen sosial dalam meningkatkan kesadaran bela negara serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui triangulasi, peer review, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai kegiatan FKBN Lampung berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesadaran bela negara. Namun, potensi tersebut belum optimal karena keterbatasan inovasi, kendala perekrutan kader yang memiliki kualifikasi sumber daya manusia yang memadai, keterbatasan anggaran, perizinan kegiatan, serta dominasi anggota berusia lanjut akibat rendahnya minat pemuda untuk bergabung. Kondisi ini menunjukkan bahwa FKBN belum optimal menjalankan peran sebagai simbol dan agen sosial dalam struktur sosial masyarakat. Selain itu, masyarakat masih dipengaruhi pola pikir oposisi biner antara sipil dan militer. Pola pikir tersebut tercermin dalam pandangan bahwa bela negara merupakan urusan militer, bukan sipil; bagian dari hegemoni militer terhadap masyarakat sipil; serta respons terhadap ancaman negara yang menjadi tanggung jawab militer semata. Secara holistik, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan FKBN belum sepenuhnya mengintegrasikan perspektif antropologi dan sosiologi, khususnya dalam pelibatan budaya masyarakat, struktur sosial, jaringan sosial, dan agen sosial.
References
Akbar, R. S., Aji, M. B. K., Zhilal, M. F. Z., Aurora, D., Akbar, L. M., Khotimah, A. K., Rozansyah, D. Z., & Ragachdo, F. (2024). Urgensi Bela Negara untuk Meningkatkan Jiwa Nasionalisme Dan Peranannya dalam Intergrasi Nasional. Journal on Education, 6(4), 18552–18563.
Akbar, R. S., Ashari, H. A. A., Suharsono, J. P., Ramadanti, G., M Apriansyah, R., Sulistiyawan, H., & Triandeda, K. D. (2024). Urgensi Pendidikan Bela Negara di Era Society 5.0 (Tantangan dan Peluang). Journal on Education, 6(4), 19343–19354.
Akbar, R. S., Iskandar, T., Abadi, M. D., Bachtiar, S., Khomaidi, M. I., Damayanti, T. O., Prasetyo, M. A., & Renhard, R. (2024). Memperkuat Ketahanan Nasional: Aktualisasi Bela Negara Melalui Literasi Digital. Journal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 16(2), 253–261.
Azzahra, L., Robbani Hikmah Kautsar, Galih Lintang Asmarandhanadana, Lintang Berliana Putri, & Adiesta Aulia Putri. (2024). Kesadaran Bela Negara Memahami Pengertian, Nilai-Nilai, dan Implementasinya dalam Membentuk Karakter Bangsa. Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 9(6), 1–9. https://doi.org/https://doi.org/10.3783/causa.v9i6.8573
Badan Pusat Statistik. (2025). Provinsi Lampung Dalam Angka 2025.
Cahyani, I. P., Bulan, W. R., & Sembada, W. Y. (2020). Organizational Strengthening of Forum Bela Negara DKI Jakarta through Event Management. MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 4(1), 62–70. https://doi.org/https://doi.org/10.25170/mitra.v4i1.1067
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2008). The SAGE Handbook of Qualitative Research. SAGE.
Giddens, A. (1984). The Constitution of Society: Out line of the theory of Structuration. Berkeley and LA : University of California Press.
Gredinand, D. (2017). Penerapan Pendidikan Bela Negara di Perguruan Tinggi. Jurnal Strategi Pertahanan Darat (JSPD), 3(2), 1–27.
Gusti, M. F., Asfuri, S. E., Nugroho, A. H. A., Putra, B. H., Rahmansyah, S. S., & Puspita, R. K. (2025). Bela Negara dalam Krisis Kepercayaan Publik: Tantangan Membangun Solidaritas Sosial di Era Pemerintahan Baru. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(6), 12187–12193.
Hakim, H. A., Pane, A., & Erlangga, W. D. (2020). Politik Hukum Implementasi Kesadaran Bela Negara Sumber Daya Manusia dalam Menjaga Pertahanan dan Keutuhan NKRI Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengeleolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara. Fairness and Justice Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum, 18(2), 54–66. https://doi.org/https://doi.org/10.32528/faj.v18i2.6537
Hartono, D. (2022). Fenomena Kesadaran Bela Negara di Era Digital dalam Perspektif Ketahanan Nasional. Jurnal Lemhannas RI, 8(1), 14–33. https://doi.org/https://doi.org/10.55960/jlri.v8i1.301
Herawati, T., Muchlis, M., Saksono, M. S., & Leandro, S. F. (2025). Persepsi Mahasiswa Di Magelang terhadap Perekrutan Warga Negara sebagai Komponen Cadangan TNI. JURNAL MAHATVAVIRYA, 12(1), 47–55. https://doi.org/https://doi.org/10.63824/jmp.v12i1.291
Hidayah, F. N., Susanti, L., Prayogi, R., & Riadi, B. (2024). Dampak Kultural Mayoritas Jawa terhadap Minoritas Lampung di Desa Parerejo. Saka Bahasa: Jurnal Sastra, Bahasa, Pendidikan, Dan Budaya, 1(1), 11–17. https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/saka/article/view/279
Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. (2019). Tataran Dasar Bela Negara dalam Gerakan Nasional Bela Negara (Modul PKBN Seri 3 Wajib). Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI.
Kementerian Pertahanan RI. (2023). Peta Persebaran Kader Bela Negara. Kementerian Pertahanan RI.
Kurniadi, A., Legionosuko, T., & Poespitohadi, W. (2019). Transformasi Konflik Sosial antara Etnis Bali dan Lampung dalam Mewujudkan Perdamaian di Balinuraga, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan. Jurnal Pertahanan Dan Bela Negara, 9(1), 91–108. https://doi.org/https://doi.org/10.33172/jpbh.v9i1.501
Leonardi, A. (2014). Pengaruh Sosialisasi Bela Negara terhadap Sikap Bela Negara Guru Sekolah Dasar di Jakarta (Studi Eksplanatori di Direktorat Bela Negara Kementrian Pertahanan Republik Indonesia). Jurnal Ilmu Politik Dan Pemerintahan, 1(4), 443–467. https://doi.org/https://doi.org/10.37058/jipp.v1i4.2270
Maharani, D., Rusyda, S., Novarina, F., Purba, C. D. A., Agustin, T., & Ghozali, I. (2024). Kebijakan Pembinaan Kesadaran Bela Negara. International Proceedings the Journal of Community Service, 1(1), 1–6. https://doi.org/https://doi.org/10.30651/ipjcs.v1i1.11
Midhio, I. W., Suprapto, S., & Nugraha, F. A. (2019). Peran Komite Nasional Pemuda Indonesia dalam Menanamkan Nilai-Nilai Bela Negara di Provinsi DKI Jakarta. Manajemen Pertahanan: Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Manajemen Pertahanan, 5(1), 89–110.
Miharja, D. S., Sukrisna, C., & Purwaningsih, E. (2024). Peran Pendidikan Pertahanan dalam Membangun Kesadaran Keamanan Nasional di Masyarakat. Jurnal Pendidikan Dan Pengembangan Sumber Daya Pertahanan, 1(2), 62–72. https://doi.org/https://doi.org/10.63210/jp3.v1i2.106
Nabawi, M., & Ummah, K. C. (2024). Penanaman Nilai–Nilai Sosial dalam Pendidikan Bela Negara: Studi Kasus Pada Pemuda di Kabupaten Pamekasan Madura. Prosiding SenSosio (Seminar Nasional Prodi Sosiologi), 5(1), 123–136.
Novyanti, N. H. D., Legionosuko, T., & Siswoyo, M. (2019). Strategi Internalisasi Nilai-Nilai Bela Negara dalam Kontra Radikal pada Organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Jakarta. Peperangan Asimetris (PA), 5(1), 19–40.
Putra, H. S. A. (2001). Strukturalisme Lévi-Strauss: Mitos dan Karya Sastra. Yayasan Adikarya IKAPI dan the Ford Foundation.
Putri, H. R., Metiadini, A., Rahmat, H. K., & Ukhsan, A. (2020). Urgensi Pendidikan Bela Negara Guna Membangun Sikap Nasionalisme pada Generasi Millenial di Indonesia. Al-Muaddib: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman, 5(2), 257–271. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31604/muaddib.v5i2.257-271
Putriana, M. (2021). Implementasi Undang-Undang Nomor: 23 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara di PUSDIKLAT Bela Negara kementerian Pertahanan Republik Indonesia. Universitas Negeri Jakarta.
Roringkon, D. L., & Aris Sarjito. (2021). Pemberdayaan Kaum Milenial Sebagai Kader Bela Negara. SOSTECH: Jurnal Sosial dan Teknologi, 1(7), 707–716. https://doi.org/https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v1i7.132
Sahadi, S. (2017). Implementasi Pelatihan Kader Bela Negara di Rindam Jaya Guna Mendukung Pertahanan Negara. Strategi Pertahanan Darat (JSPD), 3(3), 15–34.
Sebastian, E. (2015). Peningkatan Peranan SDM Pertahanan Nasional Guna Menghadapi Perang generasi Keempat. Jurnal Pertahanan Dan Bela Negara, 5(1), 109–128.
Soepandji, K. W., & Farid, M. (2018). Konsep Bela Negara dalam Perspektif Ketahanan Nasional. Jurnal Hukum & Pembangunan, 48(3), 436–456. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21143/jhp.vol48.no3.1741
Strauss, C. L. (1974). Structural Anthropology. Persona & Derecho, 1, 571.
Subagyo, A. (2019). Rencana Aksi Nasional Bela Negara. Jurnal Academia Praja: Jurnal Magister Ilmu Pemerintahan, 2(01), 1–16. https://doi.org/https://doi.org/10.36859/jap.v2i01.81
Sukowati, A. P., Sholihah, S. N. Q., Sholikhah, N., Febrianti, R. T., Saputri, L. W., & Ghozali, I. (2024). Meningkatkan Kesadaran Bela Negara dengan Mengamalkan Nilai-Nilai Pancasila di Era Globalisasi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 184–194. https://doi.org/https://doi.org/10.3342/jkepmas.v1i2.143
Supriyatno, M. (2014). Tentang Ilmu Pertahanan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Wahyudi, W. (2017). Peran Kader Bela Negara di Kawasan Perbatasan dalam Dinamika Hubungan Lintas Batas Negara: Studi Tentang Peran Forum Bela Negara di Sebatik,Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Jurnal Pertahanan Dan Bela Negara, 7(3), 1–22. https://doi.org/https://doi.org/10.33172/jpbh.v7i3.227
Yusuf, K. H. (2023). Peran Sosiologi Militer dalam Pertahanan dan Keamanan Negara. Nusantara Hasana Journal, 2(8), 335–348.
Zuhdi, A., & Arif, E. (2023). Komunikasi Keluarga pada Kasus Stagnasi Pendidikan Keluarga Nelayan. Jurnal Audiens, 4(3), 454–467. https://doi.org/https://doi.org/10.18196/jas.v4i3.120
Zulkarnain, I., & Runturambi, A. J. S. (2022). Sumber Daya Nasional Komponen Cadangan dalam Memperkuat Ketahanan Negara. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(6), 9937–9949. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jpdk.v4i6.9960
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Bartoven Vivit Nurdin, Arsella Mutiara Sindi, Branden Jaya Tivantara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Proposed Policy for Journals That Offer Open Access. Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Proposed Policy for Journals That Offer Delayed Open Access. Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication, with the work [SPECIFY PERIOD OF TIME] after publication simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
