ANALISIS SEJARAH PRODUKSI, PENGGUNAAN, DAN PERKEMBANGAN CHAFF SEBAGAI ALAT COUNTERMEASURE PERSENJATAAN UDARA
(1) Republic Indonesia Defense University
(*) Corresponding Author
Abstract
Penelitian ini melakukan analisis terhadap sejarah produksi, penggunaan, dan perkembangan chaff sebagai alat countermeasure dalam konteks perang udara dengan pendekatan kualitatif serta studi literatur sistematis. Chaff, yang pertama kali diterapkan pada Perang Dunia II, telah mengalami evolusi yang signifikan dalam hal material, teknologi produksi, dan taktik penggunaan untuk menghadapi sistem radar musuh yang semakin canggih. Studi ini mengeksplorasi komposisi modern chaff yang berbasis serat kaca berlapis aluminium dengan diameter mikron, proses produksi yang menggunakan teknologi tinggi seperti chemical etching, serta sistem dispenser canggih seperti AN/ALE-47 yang mampu mengintegrasikan kecerdasan buatan untuk pengoperasian yang adaptif. Selain itu, analisis mendalam mengenai taktik penyebaran chaff, seperti force screening dan self-protection, serta koordinasi dengan electronic countermeasures (ECM) dijelaskan untuk meningkatkan efektivitas perlindungan pesawat. Penelitian ini juga membahas teknik electronic counter-countermeasures (ECCM) yang dikembangkan oleh radar modern dan strategi counter-ECCM yang terus berinovasi. Perkembangan material nanoteknologi, seperti carbon nanotube dan quantum metamaterial, serta integrasi artificial intelligence dan machine learning membuka arah baru dalam pengembangan chaff sebagai sistem countermeasure yang prediktif dan adaptif. Hasil pengujian radar cross section (RCS) menunjukkan adanya trade-off antara performa material dan karakteristik operasional chaff. Implementasi chaff yang kompatibel dengan berbagai platform udara dan laut serta standar internasional juga menjadi sorotan. Kesimpulannya, chaff tetap menjadi teknologi fundamental dalam electronic warfare, dengan inovasi material dan sistem cerdas yang mempersiapkan efektivitasnya dalam menghadapi lanskap ancaman udara modern yang semakin kompleks dan dinamis. Studi ini memberikan wawasan strategis mengenai evolusi chaff yang menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan dan adaptabilitas untuk mempertahankan keunggulan pertahanan udara di masa depan.
Keywords
DOI: https://doi.org/10.33172/jpbh.v15i3.20075
Copyright (c) 2026 Muhammad Fajar Fauzan Almahdy
INDEXED BY:
Office Address:
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Republic of Indonesia Defense University
Jl. Salemba Raya No.14, Paseban,Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10440, Indonesia
Email: jurnal.unhan@idu.ac.id
Creative Commons Attribution (CC-BY-NC-SA)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
View Jurnal Pertahanan dan Bela Negara Stats




