ANALISIS DIPLOMASI PERTAHANAN INDONESIA DALAM MENGHADAPI KRISIS SEMENANJUNG KOREA GUNA MENJAGA STABILITAS KAWASAN ASIA TENGGARA

Chayu Amrita Nanda, Yoedhi Swastanto, Amarulla Octavian

Abstract


Dalam perspektif keamanan, wilayah Indonesia dan kawasan Asia Tenggara secara keseluruhan merupakan kawasan yang strategis baik dalam aspek ekonomi, politik, maupun militer. Kondisi ini juga memiliki potensi dan tantangan yang kompleks dan berisiko menimbulkan ketegangan antar negara. Pasca Perang Korea dan Perang Dunia ke II perkembangan krisis di Semenanjung Korea masih terus berlanjut. Kemudian Korea Utara memilih untuk membangun kapabilitas militer yang semakin meningkat. Indonesia merupakan salah satu negara yang berdekatan dengan wilayah Semenanjung Korea dan kondisi ini dapat memberikan dampak terhadap kedaulatan dan keamanan negara Indonesia, khususnya kegiatan uji coba nuklir yang telah dilakukan oleh Korea Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk Diplomasi Pertahanan Indonesia dan bagaimana peran para aktor yang terlibat dalam menanggapi isu tersebut. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian ini membahas isu tersebut dengan teori konstruktifis dan konsep diplomasi pertahanan dalam proses analisisnya. Hasil pembahasan penelitian ini adalah bentuk diplomasi pertahanan Indonesia dalam menanggapi krisis di Semenanjung Korea.

Kata Kunci : ASEAN, diplomasi pertahanan, denuklirisasi, strategi pertahanan, keamanan kawasan


Full Text:

PDF

References


Buku

Bondur, Agustinus. 2016. Penelitian Kualitatif : Metodologi, Desain dan Teknik Analisis Data dengan NVivo 11 plus. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Cottey A, dan A. Forster. 2004. Reshaping Defence Diplomacy: New Roles for Military

Cooperation and Assistance. New York: Routledge.

Kementerian Luar Negeri. 2011. Buku Diplomasi 2014. Jakarta: Kemlu RI.

---------, 2011. Buku Diplomasi 2011. Jakarta: Kemlu RI.

Lipman, Walter dalam Allan Collin. 1991. Contemporary Security Studies, Second Edition. New York: Oxford University Press.

Norrin, M Ripsman & Paul T.V. 2015. Globalization and the Natural Security States, dalam Angga Nurdin Rachmat, Keamanan Global: Transformasi Isu Kemananan Pasca Perang Dingin. Bandung: Alfabeta.

Simamora, Parulian. 2013. Peluang dan Tantangan Diplomasi Pertahanan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

U.S Department of Defense. 2013. Military and Security Developments Involving the Democratic People’s Republic of Korea 2012.

Wendt, Alexander.1999. Social Theory of International Politics. Cambridge: Cambridge University Press.

Jurnal

Buzan, Barry. 1991. “New Patterns of Global Security in the Twentieth Century”. International Affairs. Vol.67. No.3.

Website

Antara News, “Peran Indonesia dalam

Perdamaian Semenanjung Korea

Diapresiasi”, dalam https://www.

antaranews . com/ber i ta/772081 /

peran-indonesia-dalam-perdamaian-

semenanjung-korea-diapres ias i ,

diakses pada 5 Januari 2019.

BBC News, “AS Mulai Pasang Sistem

Pertahanan Rudal Thaad di Korea”,

dalamhttps://www.bbc.com/indonesia/

dunia-39189535, diakses pada 15 Juli

Berita Hati, “New Southern Policy Korsel,

Tanam USD 1,9 miliar investasi di

Indonesia”,http://beritahati.com/berit

a/3 8908/New%2BSouthern%2BPolicy%

BKorsel%2BTanam%2BUSD 2B1%C9%B

miliar%2Binvestasi%2Bdi%2BIndonesia, 6 Desember 2017, diakses pada

Januari 2019.

CNN News, “Waspada Korut, Jepang Kerahkan

Pertahanan Rudal Tambahan”, dalam

ht tps : / /www.cnnindones ia.com/

rnasional/20170919095239-113-242639/

waspada-korut-jepang-kerahkanpertahanan-rudal-tambahan, diakses

pada 15 Juli 2018.

Dante, Valerie, “ASEAN Berperan Penting

dalam Perdamaian Semenanjung

Korea”, dalam https://www.alinea.id/

dunia/asean-berperan-penting-dalam-

perdamaian-semenanjung-koreab1UAj9f7v, diakses pada 1 Januari 2019

Japan Ministry of Defense Defense Minister’s

Participation in the 4th ASEAN

Defence Ministers’ Meeting-Plus, the

rd ASEAN-Japan Defence Ministers’

Informal Meeting, and Bilateral and

Trilateral Defense Ministerial Meetings,

, http://www.mod.go.jp/e/d_act/

exc/admm/admmplus_4.html, diakses

pada 5 Januari 2019.

Kementerian Luar Negeri, “Indonesia Ajak

Korea Selatan Tingkatkan Kerja Sama

Kelautan”, 2018, dalam https://www.

kemlu.go.id/id/berita/Pages/Indonesia-

Ajak-Korea-Selatan-Tingkatkan-Kerja-

Sama-Kelautan.aspx, diakses pada 5

Januari 2018.

Tempo, “Korea Utara Tawarkan Senjata kepada Indonesia”, dalam https://nasional.tempo.co/read/55617/korea-utara-tawarkan-senjata-kepada-indonesia, diakses pada 5 Januari 2019.

The Global Review, “Indonesia Dapat Menjadi Pemain Kunci Dalam Penyelesaian Krisis di Semenanjung Korea”, dalam http://theglobal-review.com/ri-bisa-menjadi-aktor-kunci-penyelesaian-krisis-di-semenanjung-korea/, diakses pada 3 Januari 2019.

Victor, “Korsel Berharap ASEAN Bantu Wujudkan Perdamaian di Semenanjung Korea”, dalam https://international.sindonews.com/read/1315942/40/korsel-berharap-asean-bantu-wujudkan-perdamaian-di-semenanjung-korea-1529827154, diakses pada 5 Januari 2019.

Laporan

Gindarsih, Iis. 2016. “Roundtable on the Future of The ADMM/ADMM-Plus and Defence Diplomacy in the Asia Pacific”. RSIS Policy Report. Singapura: Nanyang Technology University.

Surat Kabar

“Wawancara Presiden Korea Selatan: Relasi Antar Masyarakat Penting”, Kompas, 7 September 2018.

Lain-lain

ADMM Meeting, “Chairman’s Statement On The Fourth Asean Defence Ministers’ Meeting-Plus (4th Admm-Plus)”, Manila, 24 Oktober 2017.

Desra Percaya dalam “Seminar Diplomasi Pertahanan Republik Indonesia: Menanggapi Krisis di Semenanjung Korea”, Universitas Indonesia, Selasa, 18 Desember 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.33172/jpbh.v9i1.500

Article Metrics

Abstract view : 18 times
PDF - 37 times

Copyright (c) 2019 Jurnal Pertahanan & Bela Negara

• Creative Commons Attribution (CC-BY-NC-SA)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.