MEMBANGUN KEKUATAN NASIONAL DENGAN MEWUJUDKAN VISI POROS MARITIM DUNIA

Frandi Kuncoro

Abstract


Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki potensi yang besar untuk menggunakan maritim sebagai kekuatan utamanya. Perubahan pemerintahan di Indonesia, telah mengantarkan Joko Widodo sebagai Presiden dan Poros Maritim Dunia menjadi jargon dari perubahan tersebut. Fokus utama pada pemerintahaan saat ini bukan hanya outward-looking namun ingin menunjukkan kepada dunia, kekuatan yang dimiliki oleh Indonesia. Poros Maritim bukan hanya sebuah jargon namun merupakan agenda utama dalam perubahan yang ingin ditunjukkan oleh Joko Widodo yang fokus pada kekuatan maritim dan memperkuat diri melalui laut. Tujuan utama Poros Maritim Dunia adalah untuk menciptakan keamanan dan perdamaian serta stabilitas kawasan, tanggungjawab terhadap dunia dan tatanan global melalui penguatan kekuatan laut dan memperkuat kekuatan Indonesia dengan kekuatan maritim. Tantangan yang dihadapi pemerintah untuk mewujudkan visi tersebut akan sangat besar, namun jika pemerintah mampu menjadikan tantangan tersebut sebagai sebuah kesempatan, maka Poros Maritim Dunia akan benar-benar terwujud.

 

Kata Kunci: poros maritim, agenda utama, kekuatan maritim, kekuatan Indonesia


Full Text:

PDF

References


Buku

Djalal, H., Ho, J. H., & Bateman, S. 2012. Maritime Challenges and Priorities in Asia. London and New York: Routledge.

Limbong, B. 2015. Poros Maritim. Jakarta: PT. Dharma Karsa Utama.

Website

Aryani, G. “Di EAS, Jokowi Beberkan Lima Pilar Poros Maritim Dunia”, lihat, Antara News, http://www.antaranews.com/berita/464097/di-eas-jokowi-beberkan-lima-pilar-poros-maritim-dunia, 13 November 2014, diunduh pada 19 Juli 2015.

Ariyanti, F, “Tol Laut Jokowi Sudah Beroperasi”, dalam http://bisnis.liputan6.com/read/2197409/tol-laut-jokowi-sudah-beroperasi, 26 Maret 2015, diunduh pada 28 Juli 2015.

B. Prasetyo, “Pindad Lirik Produksi Alat Berat Untuk Sipil”, dalam http://www.tribunnews.com/bisnis/2015/04/27/pindad-lirik-produksi-alat-berat-untuk-sipil, 27 April 2015, diunduh pada 23 Juli 2015.

Hakam, J, “KKP: Illegal Fishing Turun Hingga 90%”, dalam http://ekuatorial.com/laut-marina/momaf-illegal-fishing-dropped-90-percent-in-indonesia#!/story=post-9935, 6 Januari 2015, diunduh pada 28 Juli 2015.

McKinsey 7S Framework (n.d.), dalam http://www.projectnavigator.com/downloads/mckinsey_approach.pdf, diunduh pada 23 Juli 2015.

Pratama, A. F, “Gagas Poros Maritim Dunia, Jokowi Sadari Masa Depan Ada di Laut”, lihat http://www.tribunnews.com/bisnis/2014/07/04/gagas-poros-maritim-dunia-jokowi-sadari-masa-depan-ada-di-laut, 4 Juli 2014, diunduh pada 19 Juli 2015.

Rimadi, L. & S. Alvin, “Poros Maritim”, dalam http://news.liputan6.com/read/2121536/jokowi-kita-sudah-lama-memunggungi-laut-saatnya-kembali, October 2014, diunduh pada 23 Juli 2015.

Sinaga, O. (2014, December 9). 2015, Jokowi Garap Jalan Tol Laut di Indonesia Timur. Dipetik July 28, 2015, dari Tempo.co: http://bisnis.tempo.co/read/news/2014/12/09/090627275/2015-jokowi-garap-jalan-tol-laut-di-indonesia-timur.

Sukma, Rizal, “Gagasan Poros Maritim”, dalam http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2014/08/21/080000726/Gagasan.Poros.Maritim, 21 Agustus 2014, diunduh pada 23 Juli 2015.

Susanto, S, “Illegal fishing ‘causes Rp 3T Loss to State Anually”, dalam http://www.thejakartapost.com/news/2012/06/08/illegal-fishing-causes-rp-3t-loss-state-annually.html, 8 Juni 2012, diunduh pada 28 Juli 2015.

Simanjuntak, R. A, “Peningkatan Anggaran Pertahanan”, dalam http://nasional.sindonews.com/read/938548/14/anggaran-pertahanan-naik-tiga-kali-lipat-141880117417 December2014, diunduh pada 23 Juli 2015.

Witular, R. A., “Presenting Maritime Doctrine”, dalam http://www.thejakartapost.com/news/2014/11/14/presenting-maritime-doctrine.html, , 14 November 2014, diunduh pada 28 Juli 2015.

Yudha, S. K, “Membangun Poros Maritim”, dalam http://www.republika.co.id/berita/koran/pareto/14/12/05/ng3i0g33-membangun-poros-maritim, 5 Desember 2014, diunduh pada 28 Juli 2015.




DOI: http://dx.doi.org/10.33172/jpbh.v5i2.363

Article Metrics

Abstract view : 61 times
PDF - 93 times

Copyright (c) 2018 Jurnal Pertahanan & Bela Negara

View My StatCounter