PENINGKATAN SDM PERTAHANAN INDONESIA UNTUK MENGHADAPI REVOLUTION IN MILITARY AFFAIRS

Safril Hidayat

Abstract


Dinamika hubungan internasional yang terus berubah vis-a-vis teknologi pertahanan membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi dan kinerja. Dalam  konteks Indonesia, kinerja dan kompetensi tersebut diwujudkan dalam norma idealis, inovatif, kreatif dan intelektualitas tinggi. Di tengah arus globalisasi yang demikian besar dan sebagai negara demokrasi, peranan sipil dan militer sama pentingnya dalam mewujudkan SDM yang dapat menghasilkan teknologi pertahanan yang memiliki efek deterrence. Perubahan teknologi pertahanan berkaitan pula dengan revolusi dalam urusan-urusan kemiliteran (Revolution in Military Affairs/RMA) yang terus bergerak maju dan mempengaruhi pula interaksi hubungan internasional. Dengan memperhatikan dinamika politik internasional, RMA dan SDM yang  ada saat ini, kerangka konseptual yang digunakan dalam tulisan ini tidak terlepas dari aspek tersebut dengan tetap berpegang teguh pada sejarah dan ideologi negara Pancasila. Hal ini dimaksudkan guna mewujudkan SDM handal tanpa lepas jati dirinya untuk mencapai kepentingan nasional Indonesia. Dalam menghadapi perubahan, peranan pendidikan diperlukan sebagai lembaga yang terus mengikuti perubahan secara aktual dan faktual. Selain itu, penelitian dan pengembangan juga dilakukan oleh lembaga pendidikan dalam mewujudkan SDM yang handal. Demikian pula dalam hal pertahanan, Indonesia telah memiliki Universitas Pertahanan Indonesia yang berkaitan dengan topik-topik pertahanan. Kerja sama dengan lembaga pendidikan lain secara otomatis akan dilakukan melalui masing-masing individu yang telah, sedang dan akan melakukan penelitian terkait dengan pertahanan. Peranan Universitas Pertahanan Indonesia ini akan semakin penting di masa mendatang dengan membangun kerja sama dengan lembaga pendidikan, lembaga penelitian, dan sebagainya yang berada di lingkungan sipil maupun militer.

 

Kata kunci: hubungan internasional, Revolution in Military Affairs, sumber daya manusia, kerjasama, penelitian


Full Text:

PDF

References


Buku

Anwar, Dewi Fortuna. 1994. Indonesia in ASEAN. Foreign Policy and Regionalism. Singapore: ISEAS.

Arwildayanto, Dr. M.Pd. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia Perguruan Tinggi Pendekatan Budaya Kerja Dosen Profesional. Gorontalo: Ideas Publishing.

Boulter, Nick., Muray, Dalziel., dan Hill, Jackie. 1997. People and Competencies: the Route to Competitive Advantage. London: Kogan Page.

Buku Putih Pertahanan. 2014. Jakarta: Kemenhan RI.

Chomsky, Noam. 2004. Hegemony or Survival. America’s Quest for Global Dominance. London: Penguin Group.

Crabb, Cicil V. Jr. 1972. American Foreign Policy in the Nuclear Age. New York: Harper & Row.

Fisher, Cynthia D., Lyle F. Schoenfeldt, dan James B. Shaw. 1993. Human Resource Management, 2th Ed. Boston, MA: Houghton Mifflin Company.

Griffiths, Martin (Ed). 2007. International Relations Theory for the Twenty-First Century: An Introduction. New York: Routledge.

Holsti, K.J. 1976. International Politics. New Delhi: New Delhi British of Colombia Pearl Offset Press.

Kementerian Riset dan Teknologi. 2006. Buku Putih Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bidang Pertahanan dan Keamanan Indonesia 2005 – 2025. Jakarta: Kementerian Riset dan Teknologi.

Kusumaatmadja, Prof. Dr. Mochtar. 1983. Politik Luar Negeri Indonesia dan Pelaksanaannya Dewasa Ini (Kumpulan Karangan dan Pidato). Diedit oleh Edi Damian dan Budiono Kusumohamidjojo. Bandung: Alumni.

Merkel, Wolfgang. 2005. Demokrasi di Asia: Sebuah Benua antara Diktator dan Demokrasi. (Terjemahan CVD. Indarwati Pareira dan Andreas Pareira). Jakarta: Friedrich-Ebert-Stiftung.

Metz, Steven dan James Kievit. 1995. Strategy and the Revolution in Military Affairs: From Theory to Policy. PA: U.S. Army war College.

Morgenthau, Hans J. 1948. Politics among Nations. The Struggle for Power and Peace. New York: Alfred A. Knopf.

Octavian, Amarulla. 2012. Militer dan Globalisasi: Studi Sosiologi Militer dalam Konteks Globalisasi dan Kontribusinya bagi Transformasi TNI (Cetakan Kedua). Jakarta: UI Press.

Onuf, Nicholas Greenwood. 1989. World of Our Making: Rules and Rule in Social Theory and International Relations. South Carolina: University of South Carolina Press.

Sabir, H.M. 1987. Politik Bebas Aktif: Tantangan dan Kesempatan. Jakarta: C.V. Haji Masagung. Siagian, Sondang, P. 2008. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Simamora, Henry. 1997. Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi ke-2. Yogyakarta: Penerbit STIE YKPN.

Sprout, Herald, dan Sprout, Margareth. 1956. Man-Milieu Relationship Hypothesis in the Context of International Politics. Princeton: Center of International Studies.

Suryohadiprojo, Sayidiman. 2008. Pengantar Ilmu Perang. Jakarta: Pustaka Intermasa.

Tyson, Shaun. 2006. Essentials of Human Resource Management (Fifth edition). Oxford: Elsevier. Waltz, Kenneth N. 1979. Theory of International Politics. California: Addison-Wesley Publishing

Company.

Wright, Quincy. 1957. The Study of International Relations. Appleton: Century-Crofts.

Jurnal

Armstrong, M. dan D. Brown. 1998. “Relating Competencies to Pay: The UK Experience”.

Compensation and Benefits Review. Vol. 30. No.3.

Cira, D.J. dan E.R. Benjamin. 1998. “Competency Based Pay: A Concept in Evolution”, Compensation and Benefits Review. Vol.30. No.5.

Undang-Undang dan Perpres

UU No.3/2002 tentang Pertahanan Negara UU No.16/2012 tentang Industri Pertahanan UU No. 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi

Perpres No.59 tahun 2013 tentang KKIP (Komite Kebijakan Industri Pertahanan)

Website

“Indonesia harus Mampu Bangun Kapal Perang Dan Sipil”, 2 Nopember 2011, dalam http://www.berita satu.com, diunduh pada 22 Februari 2015.




DOI: http://dx.doi.org/10.33172/jpbh.v5i1.348

Article Metrics

Abstract view : 57 times
PDF - 57 times

Copyright (c) 2018 Jurnal Pertahanan & Bela Negara

View My StatCounter