AGENDA MARITIME MAINSTREAMING MENYONGSONG MASYARAKAT EKONOMI ASEAN 2015 : AGENDA TEKNOLOGI RENDAH-ENERGI

Daniel Mohammad Rosyid, Masroro Lilik Ekowanti

Abstract


Di tengah kebangkitan Cina dan India, serta konsolidasi pasar ASEAN,  Visi Indonesia Poros Maritim Dunia yang diajukan Joko Widodo memerlukan agenda maritime mainstreaming yang sesuai untuk mewujudkan kedaulatan berpolitik, kemandirian berekonomi dan kepribadian berbudaya. Sebagai koreksi atas model pembangunan yang berorientasi kontinental yang tinggi-energi, eksploitatif dan eksklusif, serta mendegradasikan desa dan keluarga, kita harus bergeser pada pembangunan masyarakat maritim yang rendah-energi, berkelanjutan dan inklusif, sekaligus menguatkan desa dan keluarga. Keluarga komunitas pesisir akan menjadi basis pembentukan technopreneur baru yang mengembangkan inovasi teknologi biru yang appropriate sekaligus convivial yang mengembangkan kreativitas manusia dalam upaya menciptakan nilai-tambah dan lapangan kerja.

 

Kata Kunci: poros maritim dunia, masyarakat rendah-energi, appropriate and convivial techno-logies.


Full Text:

PDF

References


Buku

Illich, Ivan. 1978. "Energy and Equity" dalam Towards a History of Needs. New York : Pantheon.

-------, 2001. Tools for Conviviality. London, NY: Marion Boyars.

Pauli, Gunter. 2010. Blue Economy. New Mexico, USA: Paradigm Publications.

Rosyid, D.M. 2014. Modernitas Baru Untuk Indonesia di Abad 21 : Perspektif Maritim dan Energi. Surabaya : UHT Press.

Rosyid, D.M. 2014. Belajar, bukan Bersekolah : Agenda Deschooling Indonesia Abad 21, Kembali ke Rumah. Surabaya: ITS Press dan QBaca Telkom. 2014

Schumacher, E.F. 1973. Small is Beautiful : A Study of Economics as If People Mattered. Blond and Briggs.

Zakarya, Fareed. 2008. A Post-American World. USA: WW. Norton.

Jurnal

Rosyid, D.M. dan Ekowanti, M.L. 2013. "Degrowth dan Visi World-Class Navy". Jurnal Pertahanan.

Makalah

Rosyid, D.M. 2010. Paradigma Kepulauan Pembangunan Indonesia : Orasi Pengukuhan Guru Besar. Surabaya : ITS.




DOI: http://dx.doi.org/10.33172/jpbh.v4i3.340

Article Metrics

Abstract view : 38 times
PDF - 33 times

Copyright (c) 2018 Jurnal Pertahanan & Bela Negara

View My StatCounter