DIPLOMASI PERTAHANAN INDONESIA DALAM ASEAN DEFENCE MINISTERIAL MEETING (ADMM)

Yudi Rusfiana

Abstract


Diplomasi pertahanan telah menjadi fenomena yang cukup menyita perhatian baik dalam konsepsi diplomasi maupun dalam perkembangan teoritis dan praktis. Asia Tenggara pun dalam hal ini telah memiliki ASEAN Defence Ministerial Meeting (ADMM) yang merupakan wadah bagi negara-negara di Asia Tenggara untuk menjalankan diplomasi pertahanan. Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat aktif terlibat dalam ADMM untuk menjalankan diplomasi pertahanannya. Penulis melihat bahwa keterlibatan aktif dari Indonesia dalam ADMM tidak dapat dilepaskan dari bagaimana Indonesia berupaya untuk memenuhi kepentingan nasionalnya khususnya dalam bidang pertahanan. Tulisan ini bertujuan untuk membahas mengenai agenda dan kepentingan yang diusung oleh Indonesia dalam menjalankan diplomasi pertahanan dalam ADMM. Agenda dan kepentingan yang diusung oleh Indonesia terkait dengan kepentingan menjaga stabilitas keamanan di Asia Tenggara dan mendapatkan dukungan dalam penyelesaian berbagai permasalahan keamanan Internal seperti terorisme dan keamanan maritimnya. Penulis akan membahas masalah yang diangkat dalam jurnal ini melalui sudut pandang Indonesia sebagai pihak yang memiliki kepentingan untuk mengimplementasikan diplomasi pertahanan melalui ADMM. Pembahasan dalam jurnal ini menitikberatkan kepada diplomasi pertahanan multilateral yang saat ini belum mendapatkan perhatian yang luas karena anggapan bahwa diplomasi pertahanan hanya dilakukan secara bilateral dengan hal-hal yang senantiasa bersifat teknis semata.

 

Kata Kunci : diplomasi pertahanan, ADMM, Asia Tenggara


Full Text:

PDF

References


Buku

Buzan, Barry. 1987. People, States and Fear : An Agenda for International Security Studies in The Post-Cold War Era. London : MacMillan Press London.

Cipto, Bambang. 2006. Hubungan Internasional di Asia Tenggara. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Cottey, Andrew dan Anthony Forster. 2004.Reshaping Defence Diplomacy : New Roles for Military Cooperation and Assistance. New York : Oxford University Press.

Chalermpalanupap, Temasak dan Mayla Ibanez. 2012.“ASEAN Measures in Combating Piracy and Other Maritime Crimes”, dalam , Robert C Beckman dan J. Ashlet Roach (ed.). Piracy and International Maritime Crimes in ASEAN : Prospect for Cooperation. Massachusetts : Edward Elgar Publishing.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. 2003. Buku Putih Pertahanan Indonesia : Mempertahankan Tanah Air Memasuki Abad 21. Jakarta : Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Perwita, Anak Agung. 2006. “Hakekat, Prinsip dan Tujuan Pertahanan-Keamanan Negara” dalam T. Hari Prihatono dan Anak Agung Banyu Perwita (ed). Mencari Format Komprehensif Sistem Pertahanan dan Keamanan Negara. Jakarta : Propatria Institute.

Samego, Indria. 2003. “Perkembangan Lingkungan Strategis dan Potensi Ancaman Terhadap Pertahanan Negara”, dalam T. Hari Prihatono dan Anak Agung Banyu Perwita (ed). Mencari Format Komprehensif Sistem Pertahanan dan Keamanan Negara. Jakarta : Propatria Institute.

Suyokusumo, Sumaryo. 1995. Hukum Diplomatik : Teori dan Kasus. Bandung : Alumni.

Weatherbee, Donald E. 2009. International Relations in Southeast Asia. Plymouth : Rowman & Littlefield Publishing.

Jurnal

Cottey Andrew dan Anthony Forster. 2004. “Introduction”. Adelphi Papers. Vol. 44 :365. New York : Routledge.

Chalermpalanupap,Temasak. 2013.“ASEAN Defence Diplomacy and The ADMM Plus”. ISEAS Prespective. No.49. Agustus.

Ginting, Jamin. 2012. “Ketentuan Hukum Global Yang Berdampak Nasional : Bagaimana Menghadapinya?”. Law Review. Vol. XII. No.2.

Jha, Pankaj Jumar. 2001. “India Defence Diplomacy in Southeast Asia”. Focus. Vol. 5. No. 1.

Triwahyuni, Dewi. 2010. “Signifikansi Kawasan Asia Tenggara Dalam Kepentingan Amerika Serikat”. Majalah Ilmiah UNIKOM. Vol. 9. No.1

Website

Salim, “Peningkatan Kerjasama Pertahanan Indonesia di Kawasan Asia Tenggara Guna Mendukung Diplomasi Pertahanan Dalam Rangka Mewujudkan Stabilitas Kawasan”, dalam http:/www.pusjimar-seskoal.tni.mil.id.pdf., diunduh pada 8 Juli 2014.




DOI: http://dx.doi.org/10.33172/jpbh.v4i2.335

Article Metrics

Abstract view : 51 times
PDF - 152 times

Copyright (c) Jurnal Pertahanan & Bela Negara

View My StatCounter