PENGARUH SOSIALISASI BELA NEGARA TERHADAP SIKAP BELA NEGARA GURU SEKOLAH DASAR DI JAKARTA

Aska Leonardi

Abstract


Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar pengaruh kegiatan sosialisasi bela negara yang diselenggarakan Direktorat Bela Negara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia terhadap sikap bela negara guru-guru Sekolah Dasar di Jakarta yang menjadi peserta sosialisasi. Penelitian ini menggunakan metode survei eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif, dan teknik sampling yang dilakukan adalah total sampling. Populasi dan sample penelitian adalah guru-guru sekolah dasar peserta sosialisasi bela negara yang berjumlah 50 orang. Penelitian ini melibatkan 2 variabel bebas (X) terdiri dari faktor sumber (X1) dan faktor pesan (X2), 3 variabel terikat (Y) terdiri dari aspek kognisi (Y1), aspek afeksi (Y2) dan aspek konasi (Y3) sikap bela negara. Penelitian ini menggunakan teknik analisis jalur serta analisis inferensial koefisien korelasi dengan rumus korelasi Pearson. Kesimpulan penelitian adalah, (1) Faktor sumber tidak berpengaruh terhadap aspek kognisi bela negara, tetapi secara signifikan berpengaruh terhadap aspek afeksi, dan konasi sikap bela negara guru sekolah dasar di Jakarta. (2) Faktor pesan secara signifikan berpengaruh terhadap aspek kognisi, afeksi, dan konasi sikap bela negara guru sekolah dasar di Jakarta.Saran bagi Direktorat Bela Negara untuk mengurangi pemateri kalangan militer dan menghadirkan pemateri guru sekolah dasar serta peserta sosialisasi sebelumnya. Tempat penyelenggaraan sebaiknya tidak di lingkungan Kementerian Pertahanan dan disarankan  menyelenggarakan sosialisasi secara simultan setiap seminggu sekali selama satu bulan.

 

Kata Kunci: sosialisasi, sikap, bela negara, direktorat bela negara, guru SD Jakarta

Full Text:

PDF

References


Buku

Suryohadiprojo, Sayidiman. 2005. Si vis Pacem Para Bellum : Membangun Pertahanan yang Modern dan Efektif. Jakarta: Gramedia.

United Nations Office on Drugs and Crime. 2012. Migrant Smuggling in Asia, A publication of the Coordination and Analysis Unit of the Regional Centre for East Asia and the Pacific.

Jurnal

Stigall, E. 2013. U.S. Department of Justice. "Ungoverned Spaces, Transnational Crime, and the Prohibition on Extraterritorial Enforcement Jurisdiction in International Law". Notre Dame Journal of International and Comparative Law. Vol.1. No.3.

Buzan, Barry. 1991. “New Patterns of Global Security in the Twenty-First Century”. International Affairs. Vol.67. No.3.

Heckmann, Friedrich. 2004. “Illegal Migration: What Can We Know and What Can We Explain? The Case of Germany”. International Migration Review. Vol. 38. No. 3. Conceptual and Methodological Developments in the Study of International Migration.

Mines, Richard & Alain de Janvry. 1982. “Migration to the United States and Mexican Rural Development: A Case Study”. American Journal of Agricultural Economics. Vol. 64. No. 3.

Website

“Human Trafficking for Organs/Tissue Removal“, dalam http://www.Fightslaverynow.org, diunduh pada 23 Februari 2014.

“Human Trafficking and Indonesia”, dalam http://www.inidisini.wordpress.com, diunduh pada 2 Februari 2014.

http://www.unodc.org, diunduh pada 20 Februari 2014.

http://www.tni.mil.id, diunduh pada 29 Januari 2014.

“Kerja sama Militer Indonesia-Australia Dihentikan, Siapa Merugi?, dalam http://www.fokus.news.viva.co.id, diunduh pada 2 Maret 2014.

“Masalah Pertahanan Negara”, dalam http://www.wilayahpertahanan.com, 12 Februari 2014.

“Perdagangan Manusia”, dalam http://www.stoptrafficking.or.id/index.php/option=comconten&task=blogecategoryid=0&itemid=53, diunduh pada 13 Januari 2014.




DOI: http://dx.doi.org/10.33172/jpbh.v4i1.326

Article Metrics

Abstract view : 40 times
PDF - 42 times

Copyright (c) 2018 Jurnal Pertahanan & Bela Negara

View My StatCounter