BAURAN KEBIJAKAN FISKAL-MONETER DAN DAMPAKNYA BAGI ANGGARAN PERTAHANAN

Arijo Hadi, Arwin Datumaya Wahyudi Sumari, Suparman Djapri

Abstract


Tulisan ini hendak mengulas fenomena yang sedang dihadapi pemerintah Indonesia, yakni adanya kesenjangan antara kebutuhan yakni permintaan sekaligus ekspektasi akan pembangunan kekuatan sektor pertahanan yang memerlukan peningkatan anggaran dengan kondisi kemampuan sumber daya/anggaran yang terbatas. Untuk dapat mengakomodasi kebutuhan tersebut maka pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang tinggi menjadi prasyarat utama dan pemerintah perlu merumuskan strategi kebijakan makro ekonomi yang tepat untuk menciptakan pertumbuhan PDB yang tinggi. Penelitian ini membahas kebijakan fiskal-moneter sebagai instrumen pendorong pertumbuhan ekonomi dan mengetahui dampak kebijakan tersebut terhadap anggaran sektor pertahanan. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif purposive sampling dengan metode Means-Ways-Ends dan kurva IS-LM sebagai alat analisis. Dari hasil penelitian, disimpulkan bahwa bauran kebijakan fiskal-moneter yang paling tepat adalah dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi makro ekonomi yang sedang dihadapi sebagai dasar penentuan kombinasi kebijakan fiskal-moneter yang tepat guna mencapai pertumbuhan PDB yang tinggi. Bauran kebijakan tersebut harus disertai syarat adanya sinergi dan koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter.

 

Kata Kunci: anggaran sektor pertahanan, bauran kebijakan Fiskal-Moneter, Produk Domestik Bruto (PDB)


Full Text:

PDF

References


Buku

Boediono. 1998. Teori Pertumbuhan Ekonomi. Yogyakarta: BPFE.

Dernburg, Thomas F. dan Karyaman M. 1994. Makro-Ekonomi: Konsep, Teori, dan Kebijakan. Jakarta: Erlangga.

Dorn Busch, R. 1997. Makro Ekonomi. Jakarta: Erlangga.

Frederic S. Mishkin. 2009. Ekonomi Uang, Perbankan, dan Pasar Keuangan. Jakarta: Salemba Empat.

Hartley, K. and T. Sandler. 1995 . Handbook of Defense Economics. Vol.1. England: Elsevier Science B.V.

Julaihah, Umi. 2012. Analisis Dampak Kebijakan Moneter Terhadap Variabel Makro Ekonomi di Indonesia. Malang: Fakultas Tarbiyah UIN Malang.

Mankiw, N. Gregory. 2008. Teori Makro Ekonomi. Edisi Ke-6. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Moleong, Lexi J. 2000. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Manurung, Prathama. 2001. Pengantar Ilmu Ekonomi.

Mulyana, Dedy. 2003. Metologi Penelitian Kualitatif: Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial Lainnya. Bandung:Rosdakarya.

Nanga Muana. 2001. Makro Ekonomi Teori, Masalah Dan Kebijakan, Edisi Perdana.Jakarta:PT Raja Grafindo Persada.

Neuman. W. L. 1997. Sosial Research Method: Qualitative and Quantitative Approaches. (Third Edition). USA: Boston.

Rahardja Prathama dan Manurung Mandala. 2006. Teori Ekonomi Makro. Jakarta:Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Siregar, Sofyan. 2011. Statistika Deskriptif untuk Penelitian. Jakarta: Rajawali Pers.

Wahyuni, Sari. 2011. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Salemba Empat.

Warjiyo Perry dan Solikin. 2003. Kebijakan Moneter di Indonesia. PPSK: Bank Indonesia.

Yusgiantoro, Purnomo. 2014. Ekonomi Pertahanan: Teori dan Praktek. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Jurnal

Almizan, Ulfa. 2004. “Studi Analisis Kebijakan Fiskal dan Struktur Pembiayaan Jangka Menengah di Indonesia”. Jurnal Keuangan dan Moneter. Vol. 40. No. 20. Jakarta: Departemen Keuangan.

Rachmadi, Arif Lukman. 2013. “Analisis Pengaruh Utang Luar Negeri terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (Studi Kasus Tahun 2001-2011)”. Jurnal Ilmiah Ilmu Ekonomi, FEB. Malang: Universitas Brawijaya.

Dona, Elva, Hasdi Aimon, dan Zul Azhar. 2011. “Analisis Ekonomi Sektor Riil Dan Sektor Moneter di Indonesia”. Jurnal Kajian Ekonomi. Vol. 1 No. 2.

Grossman, P. 1988. Government and Economic Growth, A Non Linier Relationship. PublicChoice. Jurnal Public Choice. Vol. 56. No. 2.

Gulo, Angandrowa. 2008. “Analisis Pengaruh Aspek Moneter dan Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia”. VISI. 16. 3.

Hermawan, Wawan. 2006. “Pengujian Kausalitas Antara Tingkat Bunga Dan Neraca Pembayaran di Indonesia Tahun 1991-2001”. Bina Ekonomi. Vol.10 No. 2.

Muharman, Berto. 2013. “Analisis Dinamis Pengaruh Instrumen Fiskal Terhadap PDB Dan Inflasi di Indonesia”. Jurnal Ilmiah. Vol. 1. No. 1. Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Malang.

Santoso, Teguh. 2008. “Dampak Kebijakan Fiskal Dan Moneter Dalam Perekonomian Indonesia: Aplikasi Model Mundell-Fleming”. Jurnal Organisasi dan Manajemen. Vol.5. No. 2.

Seprillina, Linda. 2013. “Efektivitas Instrumen Kebijakan Moneter Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia”. Jurnal Ilmiah. Vol. 1. No. 1. Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Malang.

Septarita, Chenny. 2005. “Kebijakan Fiskal, Moneter dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia”. Simposium Riset Ekonomi II. ISEI Jawa Timur.

Sujai, Mahpud. 2011. “Dampak Kebijakan Fiskal Dalam Upaya Stabilisasi Harga Komoditas”.Analisis Kebijakan. Vol. 9. No. 4.

Surjaningsih, Ndari, G. A. Diah Utari, dan Budi Trisnanto. 2012. “Dampak Kebijakan Fiskal Terhadap Output dan Inflasi”. Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan.

Tesis

Bustamam, Narwati. 2004. “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengeluaran Pemerintah Di Propinsi Riau (1976 -2000)”. Tesis. USU, Medan.

Handayani, Rita. 2010. Analisis Inflasi dan Variabel Makro Ekonomi di Indonesia, Tesis Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (USU) Medan.

Manurung, B. Rikardo. 2002. “Twin Defisit di Indonesia”. Tesis Magister Ekonomi Pembangunan. Universitas Sumatera Utara (USU). Medan.

Nizar,Muhammad Afdi. 2010. “Arah Kebijakan Fiskal Pemerintah Indonesia, 2000-2009”. Tesis Magister Perencanaan dan Kebijakan Publik (MPKP) Universitas Indonesia.

Pardamean, Ada Tua. 2013. “Dampak Kebijakan Fiskal Dan Moneter Dalam Perekonomian Indonesia”. Tesis. Medan: Program Pascasarjana Universitas Negeri Medan.

Pardede,Appan. 2010. “Analisis Respon Variabel Ekonomi Makro terhadap InflationTargettingFramework di Indonesia. Tesis Sekolah Pascasarjana Universitas Sumatera Utara (USU) Medan.

Pamuji, Teguh T.N.H. 2008. “Analisis Dampak Defisit Anggaran Terhadap Ekonomi Makro di Indonesia (Tahun 1993-2007)”. Tesis Magister IESP. Universitas Diponegoro, Semarang.

Ratnawati, Nirdukita dan Rulli Rizki. 2006. “Analisis Pengaruh Variabel Indikator Ekonomi Makro Terhadap Perekonomian Indonesia: Pendekatan Pasar Barang Dan Pasar Uang (Periode 1996-2005)”. Tesis. USU, Medan.

Rojeston, Benny dan Marnaek Nainggolan. 2010. “Interaksi Kebijakan Fiskal dan Moneter di Indonesia Terhadap Variabel Ekonomi Makro di Indonesia”. Tesis Sekolah Pascasarjana. Medan: Universitas Sumatera Utara (USU) Medan.

Website

Antariksa, Yani, “Kebijakan Penyelarasan Minimum Essential Forces (MEF), dalam http://www.artileri.org/, 3 Desember 2013, diunduh pada 26 November 2015.

Bappenas, “Evaluasi/Tinjauan Bappenas terhadap RPJMN 2015-2019 Bab 9 Pertahanan dan Keamanan” dalam http://www.bappenas.go.id/index.php/download_file/view/9549, diunduh pada 26 November 2015.

Kemhan, “Kemhan optimis MEF tercapai pada 2019” dalam http://www.indonesia.go.id/12117-kemhan-optimis-mef-tercapai-pada-2019, diunduh pada 26 November 2015.

Kemhan RI, 2012, “Presiden akan meningkatkan anggaran pertahanan 20%”, dalam http://www/indonesia.go.id, diunduh pada 26 November 2015.




DOI: http://dx.doi.org/10.33172/jpbh.v6i3.318

Article Metrics

Abstract view : 279 times
PDF - 828 times

Copyright (c) 2018 Jurnal Pertahanan & Bela Negara

View My StatCounter