OPERASI PEMELIHARAAN PERDAMAIAN DALAM PENDEKATAN KEAMANAN ABERYSTWYTH/WALES SCHOOL

Safril Hidayat, Rizal Adhitya Hidayat

Abstract


Tulisan ini bertujuan untuk memahami operasi pemeliharaan perdamaian melalui pendekatan keamanan kritis (Critical Security Study) dalam kajian studi keamanan Aberystwyth/Wales School. Pendekatan keamanan dalam pemikiran Aberystwyth/Wales School merupakan hasil dari pergeseran fokus keamanan yang menghadirkan manusia sebagai obyek referen keamanan pasca perang dingin.Hal ini kemudian melahirkan konsep emansipasi sebagai konsep keamanan yang meletakkan kehadiran keamanan manusia yang pada hakikatnya membebaskan manusia dari segala jenis ancaman, baik militer maupun nonmiliter. Emansipasi adalah bentuk keamanan itu sendiri yang membebaskan manusia dari dampak perang baru berupa perang-perang sipil dalam bentuk berbagai macam tekanan, penyiksaan dan penindasan yang men-dehumanisasi manusia dari eksistensi kehidupannya sehari-hari. Melalui relevansi tujuan dan prinsip operasi pemeliharaan perdamaian dengan konsep emansipasi Aberystwyth/Wales School, maka pada intinya operasi pemeliharaan perdamaian merupakan fondasi utama penegakan keamanan manusia dalam menjamin keamanan dan ketertiban bagi perdamaian dunia. Esensi konsep emansipasi bagi penegakan keamanan manusia yang dimaksud dalam hal ini adalah membawa manusia kembali kepada hakekat penemuan kemanusiaannya, yaitu mampu menjalani kehidupan kemanusiaannya dalam lingkungan keamanan dan perdamaian yang menjamin kebebasannya dari setiap ancaman yang berusaha membatasi eksistensi kehidupan kemanusiannya secara individu dan sosial.

 

Kata kunci: operasi pemeliharaan perdamaian, aberystwyth/wales school, pendekatan keamanan kritis, konsep emansipasi


Full Text:

PDF

References


Buku

Alkire, Sabina. 2003 A Conceptual Framework for Human Security. Oxford: University of Oxford.

Booth, Ken. 2007. Theory of World Security. New York: Cambridge University Press.

----------, Security and Self: Reflections of a Fallen Realist.London: University of College.

Heywood, Andrew.2004. Politik. Terjemahan Ahmad Lintang Lazuardi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hobden and Jones. 2001. Critical Theory. New York: Oxford University Press.

Institute of International Studies. 2013. Indonesia dan Misi Perdamaian PBB: Tinjauan Diplomasi dan Politik Luar Negeri. Jurusan Ilmu Hubungan Internasional dan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada.

Kaldor, Mary. 1999. New and Old Wars: Organized Crime in a Global Era.California: Stanford University Press.

Williams, Paul D. 2008. Security Studies: An Introduction. New York: Routhledge.

Jurnal

Booth, Ken. 1991. “Security and Emancipation”.Review of International Studies, Vo.17. No.4.

Paris, Roland. 2001. “Human Security: Paradigm Shift or Hot Air?”. International Security. Vol.26. No.2.

Website

Boutros Boutros-Ghali, “Report of the UN Secretary-General: "Agenda for Peace". Preventive Diplomacy, Peacemaking and Peace-keeping”, a report written by UN Secretary-General Boutros Boutros-Ghali in 1992, dalam http://www.cfr.org/peacekeeping/report-un-secretary-general-agenda-peace/p23439, diunduh pada 12 Juli 2016.

UN Peacekeeping. 2015. “United Nations military personnel are the Blue Helmets on the ground. They are contributed by national armies from across the globe”, dalam http://www.un.org/en/peacekeeping/issues/military/, diunduh pada 12 Juli 2016.

UN Peacekeeping. “Principles of UN Peacekeeping”, dalam http://www.un.org/en/peacekeeping/operations/principles, diunduh pada 12 Juli 2016.




DOI: http://dx.doi.org/10.33172/jpbh.v6i2.309

Article Metrics

Abstract view : 30 times
PDF - 59 times

Copyright (c) 2018 Jurnal Pertahanan & Bela Negara

View My StatCounter