Sinergitas Bela Negara Dan Kearifan Lokal Siri’ Untuk Sistem Pertahanan Indonesia Dalam Menghadapi Perang Proxy

Andi Mangeppe Manggabarani

Abstract


Abstrak – Indonesia menghadapi berbagai bentuk ancaman baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah menurunnya degradasi moral bangsa yang tidak lepas dari akulturasi dan masuknya budaya baru akibat dari globalisasi. Hal ini bisa dikategorikan sebagai ancaman non militer yang menjadi bagian dari agenda perang proxy yang bertujuan untuk memecah belah bangsa. Budaya siri’ hadir sebagai nilai yang hidup ditengah-tengah masyarakat Bugis dan Makassar yang dijadikan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Seiring dengan perkembangan masyarakat, budaya siri’ yang mengedepankan harkat dan martabat setiap individu dengan menjadi tool of social control, untuk mengendalikan perilaku masyarakat dari setiap penyimpangan. Budaya siri’ dijadikan sebagai sumber nilai yang menjadi pertahanan negara dari segala jenis ancaman yang dapat menyebabkan disintegrasi bangsa dan untuk menghadapi ancaman proxy.

Kata Kunci : bela negara, Indonesia, kearifan lokal, perang proxy, siri’

 

Abstract – Indonesia currently faces regional and international threats. One of the problem coming when the morality of citizen is getting down which is affected by aculturation and globalization. It can be categorized as non-military threats, proxy war pursue to spwan disintegration in Indonesia. As a local wisdom, siri’ exists within the society of Makassar and Buginess as a norm and guide to live the life. Following the dynamics of society, siri’ puts forward the dignity of every person as a tool of social control, to regulate human’s behavior. Siri’ is created as source of value that can be considered to becomes defending the state and confronts proxy war that can impact disintegration in Indonesia.

Keywords: Indonesia, local wisdom, proxy war, state defense, siri’


Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Buku

Dandan,S.B.2015.OnProxyWar.DanishPolitical Science Association Copenhagen: University of Copenhagen.

F.X, R. 2009. Kearifan Budaya dalam Kata.

Jakarta: Wedatama Widyasastra.

Koentjaraningrat. 1995. Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Cet. XV). Jakarta: Djambatan.

____________, 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Baru.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. 2015. Buku Doktrin Pertahanan Negara 2015. Jakarta: Kementerian Pertahanan RI.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia. 2015. Buku Strategi Pertahanan Negara 2015. Jakarta: Kementerian Pertahanan RI.

M.G, A. M. 1990. Menggali Nilai-Nilai Budaya

Bugis-Makassar dan Siri’ Na Pacce. Ujung Pandang: Mapress.

Mattulada. 1995. Latoa: Satu Lukisan Analitik Terhadap Antropologi Politik Orang Bugis (Cet. II). Ujung Pandang: Hasanuddin University Press.

Prabowo, J.S. 2017. Sistem Pertahanan Semesta. Sentul: Universitas Pertahanan.

Robert. A. Caro. 2011. The Path to Power: The Years of Lyndon Johnson I. New York: Knopf Doubleday Publishing Group.

Stillman, M. 2008. Proxy Wars: The Business of War. Bloomington, Indiana: Trafford on Demand Pub.

Voorhoeve, M. R., & Gallop, a. T. 2014. Indonesian Manuscripts in Great Britain: A Catalogue of Manuscripts in British Public Collection. Jakarta: Perpustakaan Nasional Indonesia.

Undang-Undang

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2002 Tentang Pertahanan Negara

Jurnal

Darwis, R., & Dilo, A. U. 2012. “Implikasi Falsafah Siri’ Na Pacce pada Masyarakat Suku Makassar di Kabupaten Gowa”. el Harakah. Vol. 14. No. 2.

Erman Syarif dkk. 2016. “Integrasi Nilai Budaya Etnis Bugis Makassar Dalam Proses Pembelajaran Sebagai Salah Satu Strategi Menghadapi Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)”. Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS. Vol. 1. No.1.

Fajriani, U. 2014. “Peranan Kearifan Lokal dalam Pendidikan Karakter”. Sosio Didaktika. Social Science Education Journal. Vol. 1. No. 2.

Lain-lain

Beddu, Syarif dkk. 2014. “Eksplorasi Kearifan Budaya Lokal Sebagai Landasan Perumusan Tatanan Perumahan dan Permukiman Masyarakat Makassar”. Temu Ilmiah IPLBI 2014.




DOI: http://dx.doi.org/10.33172/jpbh.v7i3.229

Article Metrics

Abstract view : 144 times
PDF - 336 times

Copyright (c) 2017 Jurnal Pertahanan & Bela Negara

View My StatCounter