KORUPSI SEBAGAI BAGIAN DARI PERANG PROXY: UPAYA UNTUK MEMBERANTAS BAHAYA KORUPSI DI INDONESIA (CORRUPTION AS PART OF PROXY WAR: EFFORT TO ERADICATE THE DANGER OF CORRUPTION IN INDONESIA)

Raden Mas Jerry Indrawan, Bayu Widiyanto

Abstract


Abstrak – Korupsi adalah musuh utama bangsa ini. Akan tetapi, korupsi adalah sebuah medan peperangan yang sama sekali jauh berbeda dengan terminologi perang yang kita biasa pahami. Perang jenis ini adalah perang tanpa senjata, tanpa tentara, dan tanpa teritori. Perang ini adalah pertempuran yang tidak menyerang dengan bedil, tetapi menyerang hati nurani manusia dengan godaan materialisme. Korupsi dapat membahayakan perkembangan ekonomi Indonesia, serta membuat masyarakat kita miskin. Korupsi mengakibatkan rusaknya tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia, di hampir semua sektor. Hal itu menjadi alasan penulis menganggap bahwa korupsi adalah bagian dari perang proxy. Untuk memerangi korupsi, tentunya tindakan penindakan saja tidak cukup, untuk itu diperlukan tindakan pecegahan agar ancaman ini tidak terus-menerus membudaya. Untuk itu, program bela negara dapat digunakan sebagai sarana efektif upaya pemberantasan korupsi. Dalam tulisan ini, penulis ingin menunjukkan bahwa korupsi adalah bagian dari perang proxy, dan juga bagaimana program bela negara dapat digunakan untuk memberantas korupsi di Indonesia.

 

Kata Kunci : korupsi, kemiskinan, perang proxy, pertahanan negara, dan bela negara

 

 

Abstract – Corruption is the main enemy of this nation. However, corruption is a battlefield that is far different from the usual terminology of war that we understand. This type of war is a war without weapons, without an army and territories. This war is a battle that does not attack with a rifle, but attack the human conscience to the temptations of materialism. Corruption results in the destruction of the national order in Indonesia, in almost all sectors. It was the reason that the authors assume that corruption is part of a proxy war. To combat corruption, of course, enforcement action alone is not enough, it is necessary for preventive action so that these threats will not become a culture. For that, the civil defense program may be used as an effective means to eradicate corruption. In this paper, the authors want to show that corruption is part of a proxy war, and also how the civil defense program could be used to eradicate corruption in Indonesia.

 

Keywords: corruption, poverty, proxy war, state defense, and civil defense


Full Text:

Tidak berjudul

References


Buku

Basyaib, Hamid, Richard Holloway, dan Nono Anwar Makarim (ed). 2002. Mencuri Uang Rakyat: 16 Kajian Korupsi di Indonesia, Buku3: Bantuan Asing, Swasta, BUMN. Jakarta: Yayasan Aksara.

Djaja, Ermansyah. 2009. Memberantas Korupsi bersama KPK: Kajian Yuridis Normatif UU Nomor 31 tahun 1999 juncto UU Nomor 20 tahun 2001 Versi UU Nomor 30 tahun 2002. Jakarta: Sinar Grafika.

Hartiningsih, Maria (ed). 2011. Korupsi Yang Memiskinkan. Jakarta: Kompas.

Helmanita, Karlina dan Sukron Kamil (ed). 2011. Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi. Jakarta: CSRC UIN.

Indrawan, Jerry. 2015. Studi Strategi dan Keamanan. Depok: Nadi Pustaka.

Prabowo, J. Suryo. 2013. Operasi Lawan Insurjensi: Bukan Hanya Operasi Militer. Jakarta: Pusat Pengkajian Strategi Nasional.

Prihartono, T. Hari dan Yandry Kasim. 2006. “Intelijen Pertahanan: Tinjauan Literatur dan Perspektif Historis Indonesia”, dalam Andi Widjajanto (ed), Negara, Intel, dan Ketakutan. Jakarta: PACIVIS.

Soedarto,Gatot. 2003.Sun Tzu dan Seni Perang Modern di Mandala Lautan. Jakarta: Aksara Karunia.

Sukadis, Beni. 2008. “Developing TNI’S Capability and Conscription”, dalam Beni Sukadis dan Eric Hendra (ed), Total Defense and Military Conscript: Indonesia’s Experience and Other Democracies. Jakarta: LESPERSSI.

Jurnal

Zulaiha, Aida Ratna dan Sari Angraeni. 2016. “Menerapkan Biaya Sosial Korupsi sebagai Hukuman Finansial dalam Kasus Korupsi Kehutanan”. Jurnal Antikorupsi Integritas. Vol. 2. No. 1.

Website

Berita Sore. “Wamenhan: Sikap Bela Negara Tekan Korupsi”, dalam http:// beritasore.com/2012/12/19/wamenhan-sikap-bela-negara-tekan-korupsi/, diakses pada 17 Januari 2017.

CNN. “Soekarno Sudah Ramalkan Ancaman Perang Proxy di Indonesia”, dalam h t t p : / / w w w . c n n i n d o n e s i a . c o m / nasional/20151220194759-20-99440/ soekarno-sudah-ramalkan-ancaman-perang-proxy-di-indonesia/, diakses pada 12 Januari 2017.

Indonesia Corruption Watch. “Mengapa Negara Kaya Sumber Alam Miskin?”, dalam http://www.antikorupsi.org/ en/content/mengapa-negara-kaya-sumber-alam-miskin, diakses pada 21 Januari 2017.

Jurnal Patroli News. “Pemberantasan Korupsi Sebagai Wujud Bela Negara“, dalam http://jurnalpatrolinews.com/2015/ 05/07/pemberantasan-korupsi-sebagai-wujud-bela-negara/, diakses pada 10 Januari 2017.

Merdeka. “Proxy war, perang yang ditakuti Jenderal Gatot terjadi di Indonesia”, dalam https://www.merdeka.com/ peristiwa/proxy-war-perang-yang-ditakuti-jenderal-gatot -terjadi-di-indonesia.html, diunduh pada 20 Januari 2017.

Okezone. “Panglima TNI Minta Masyarakat Waspadai Proxy War”, dalam http:// n e w s . o k e z o n e . c o m / r e a d / 2 0 1 6 / 08/27/337/1474391/panglima-tni-minta-masyarakat-waspadai-proxy-war, diakses pada 9 Januari 2017.

Rappler. “Harga pangan naik, Panglima TNI ingatkan Proxy War”, dalam http:// www.rappler.com/indonesia/134777-harga-pangan-naik-panglima -tni-proxy-war, diakses pada 20 Januari 2017.

Tribun News. “Pemberantasan Korupsi Termasuk Wujud Bela Negara”, dalam http://www.tribunnews.com/nasional/ 2012/12/19/pemberantasan -korupsi-termasuk-wujud-bela-negara, diakses pada 10 Januari 2017.

Transparency International Indonesia. “Corruption Perceptions Index 2015: Perbaiki Penegakan Hukum, Perkuat KPK, Benahi Layanan Publik”, dalam h t t p : / / w w w . t i . o r . i d / i n d e x . p h p / publication/2016/01/27/corruption-perceptions-index-2015, diakses pada 21 Januari 2017.

Unpad. “Waspada, Proxy War Menyerang Berbagai Aspek Kehidupan di Indonesia”, dalam http://www.unpad. ac.id/2016/03/waspada-proxy-war-menyerang-berbagai-aspek- kehidupan-di-indonesia/, diakses pada 12 Januari 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.33172/jpbh.v7i1.128

Article Metrics

Abstract view : 205 times
Tidak berjudul - 532 times

Copyright (c) 2017 Jurnal Pertahanan & Bela Negara

View My StatCounter